Snow And Owl
Kumpulan Makalah Individu Atau Kelompok
Sabtu, Februari 22, 2020
Minggu, Oktober 21, 2018
Senin, Juni 25, 2018
Manusia Dan Penderitaan
Manusia Dan Penderitaan
1.1 Pengertian Penderitaan
Penderitaan (pen-derita-an)
menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sesuatu yang menyusahkan
yang ditanggung dalam hati, dengan ditambahkan imbuhan “Pen-an” yang menyatakan hal. Berarti Penderitaan adalah segala hal
yang berkaitan dengan menyusahkan atau mempersulit sebuah individu atau
kelompok dan biasanya hal – hal tersebut berkaitan dengan kehidupan sebuah
individu itu sendiri atau kelompok itu sendiri.
1.2 Keterkaitan Manusia Dengan Penderitaan
Manusia adalah suatu individu
yang tidak bisa hidup sendiri karena manusia adalah hidup sosial. Dari sini
kita dapat mengetahui bahwa setiap individu pasti memiliki sebuah kelompok yang
biasanya ada kesamaannya, salah satu contoh kesamaannya adalah Gen/Genetik,
hubungan darah, satu ras, satu negara, dll.
Manusia tidak jauh dari
penderitaan, dikarenakan manusia adalah makhluk/individu yang tidak sempurna,
baik dari dalam (hati,mental,pikiran,organ dalam) ataupun luar (fisik,
material). Dikarenakan hal itu, sebuah individu pasti memiliki hal-hal yang
tidak disukai, contoh Budi tidak suka dengan Amir dikarenkan sikapnya yang
melangit/sombong. Hanya dengan syarat “tidak suka” Amir bisa dibenci oleh Budi
yang memungkinkan Budi akan melakukan sebuah hal yang membuat Amir menderita
(“men-derita” yang berarti hal-hal yang membuat sebuah individu atau kelompok
mengalami penderitaan). Penderitaan itupun bermacam-macam contohnya, beberapa
contohnya sebagai berikut :
1.
Penguhajatan (cacian atau makian) yang dapat
menyebabkan berbagai hal, salah satu contohnya yaitu korban marah dan menghujat
balik atau bahkan sampai terjadi bentrok antara korban dengan pelaku yang dapat
mengakibatkan kedua pihak bisa saling membunuh.
2.
Jika kelompok adalah sebuah negara, maka bisa
terjadi perang dunia, dikarekanan pembelaan negara lain terhadap negara korban
atau pelaku.
3.
Jika kelompok adalah sebuah negara, maka bisa
terjadi kemiskinan yang parah dikarenakan ditutupnya jalur perekonomian negara
tersebut, yang dapat mengakibatkan penderitan busung lapar, atau kemunduran
(semua hal, baik ekonomi, teknologi, dan medis) suatu negara yang mengakibatkan
ribuan atau bahkan jutaan manusia mati.
Dan penderitaan itu sendiripun berbagai macam. Jadi manusia
dan penderitaan adalah suatu hal yang pasti. Dan tanpa suatu penderitaan,
manusia tidak akan mengerti bagaimana rasa sakit, dan menjadi sebuah makhluk
yang lebih kurang dari sebelumnya.
Daftar Pustaka
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/derita
Manusia Dan Pandangan Hidup
Manusia Dan Pandangan
Hidup
1.1 Pengertian Pandangan Hidup
Pandangan hidup berasal dari dua kata yang artinya berbeda.
Pandangan itu adalah hasil perbuatan memandang/melihat dan hidup itu berarti
memiliki nyawa dan dapat bergerak. Ketika dua kata tersebut disatukan memiliki
arti suatu konsep yang dimiliki individu atau kelompok dalam masyarakat yang
bermaksud menanggapi dan menerangkan segala masalah di dunia ini.
1.2 Keterkaitan Manusia Dengan
Pandangan Hidup
Manusia adalah makhluk hidup yang memiliki akal, yang artinya
memiliki dan dapat berpikir. Oleh karnanya manusia dilahirkan pasti memiliki
pandangan hidup masing masing yang nantinya akan berpengaruh kepada kehidupan,
kebiasaan, dan keyakinannya.
Dengan demikian, tidak ada manusia yang tidak memiliki
pandangan hidup, jika seseorang tidak memiliki pandangan hidup maka, dapat
dinyatakan manusia tersebut akan punah. Pandangan hidup itupun berbagai macam
dan raganya, tetapi pandangan hidup dapat dikelompokan berdasarkan asalnya,
yakni :
1.
Pandangan
hidup yang berasal dari agama/ kepercayaan yaitu pandangan hidup yang mutlak
kebenarannya.
2.
Pandangan
hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang
terdapat pada negara tersebut.
3.
Pandangan
hidup hasil renungan, yaitu pandangan hidup yang relatif/dapat berganti-ganti
kebenarannya
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh individu atau
kelompok, maka pandangan hidup tersebut disebut ideologi. Jika kelompok adalah
para negara, maka ideologinya disebut ideologi negara.
Daftar
pustaka
https://www.apaarti.com/pandangan-hidup.html
https://sanusiadam79.wordpress.com/2013/04/25/manusia-dan-pandangan-hidup/
Manusia Dan Kegelisahan
Manusia Dan Kegelisahan
1.1 Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan (ke-gelisah-an)
menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI) adalah tidak tenteram, selalu
merasa khawatir, tidak tenang, dengan ditambahkan imbuhan “Ke-an” yang menyatakan hal atau keadaan. Berarti kegelisahan
adalah suatau hal yang dapat membuat sebuah individu atau kelompok merasa
khawatir atau cemas.
1.2 Keterkaitan Manusia Dengan
Kegelisahan
Manusia adalah makhluk yang
memiliki hati dan pikiran, dan manusia adalah makhluk yang unik, contohnya
adalah hati dan pikiran manusia bisa tidak sinkron/sama dengan apa yang dia
lakukan, fenomena ini biasa disebut kegelisahan.
Kegelisahan merupakan salah satu
ekspresi dalam kehidupan sehari-hari manusia, kegelisahan juga dapat diartikan
sebagai kecemasan/kekhwatiran ataupun ketakutan. Sumber kegelisahan biasanya
bukan dari luar tetapi dari dalam diri manusa. Karena faktor luar diri itu
tidak dominan. Meskipun kita mampu menyelesaikan masalahnya dari luar, tapi ia
akan ditimpa kegelisahan dalam bentuk lain, dan seterusnya.
Sebagai contoh, ketika seorang
mahasiswa sedang menunggu penasaran akan nilai Ipnya, terkadang mahasiswa
tersebut tidak memperhatikan hal yang lain yang bisa membuat ia teralihkan akan
rasa penasaran akan nialinya itu. Dari sini jika mahasiswa tersebut lemah akan
tegangnya jiwa maka jiwanya akan terguncang dan akhirnya khawatir akan
nilainya. Walaupun dia sudah belajar sebelum ujian, selalu hadir dalam
pertemuan, bahkan tugas yang terkadang biasa tidak dikumpulkan ia kerjakan.
Disini bisa kita simpulkan bahwa mahasiswa itu membuang semua keyakinan akan
kerja keras sebelum ujian.
Contoh lain yang sedikit lebih
besar, sebuah keluarga di mana tedapat 2 orang tua, dan 3 anak yakni 1
laki-laki sebagai kakak tertua dan 2 perempuan. Suatu malam anak tertua ini
tidak kunjung pulang dan tidak menginfokan kemana ia pergi kepada orang tuanya,
hanya berpamitan pergi main pada siang harinya. Maka, orang tua pasti penasaran
anaknya sekarang ada di mana, sedang apa, sudah makan atau belum, keadaanya
bagaimana. Alhasil pertanyaan pertanyaan di orang tua ini membuat suasa hati
tidak terasa nyaman dikarenakan ketidak tahuan informasi tentang anak tertua
ini. Alhasil orang tua inipun membuang semua rasa yakin dan percaya bahwa anak
tertua ini bisa melindungi dirinya sendiri, yang dari dulu kecil sudah dilatih
bela diri untuk ilmu pertahanan dan agamanya bisa dikatakan sudah cukup kuat
untuk melawan kerasnya dunia.
Dari sini kita dapat simpulkan,
bahwa Kegelisahan adalah hal yang wajar dan pasti dimiliki oleh setiap manusa,
dan inti dari kegelisahan itu ada 2 yakni, manusia itu sendiri (hatinya), dan
faktor luar (banyak ragamnya, bisa karna faktor sosial, ekonomi, keamanan, dll).
Daftar
pustaka
https://cesarmaul.wordpress.com/manusia-dan-kegelisahan/
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/kegelisahan
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/kegelisahan
Manusia Dan Keadilan
Manusia Dan Keadilan
1.1 Pengertian Keadilan
Keadilan (ke-adil-an) menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah Sama berat, setimbang, tidak memihak. Dan
dengan imbuhan “Ke-an” yang
menunjukan sifat. Berarti keadilan adalah sebuah sifat individu atau kelompok yang
tidak berat sebelah atau setimbang.
1.2 Keterkaitan Keadilan Dengan
Manusia
Manusia adalah makhluk yang
memiliki akal dan hati, yang berarti memiliki pikiran dan rasa baik itu rasa
kasih, cinta, iba, maupun hormat. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa setiap
individu atau kelompok memiliki akal dan pikirannya masing-masing, termasuk
juga sifat dll.
Manusia adalah makhluk yang tidak
sempurna. Sekecil kecilnya hati manusia pasti memiliki rasa cinta dan iba,
entah itu cinta kepada sesama, atau makhluk lain ataupun benda. Tetapi iba
hanya rasa kasihan terhadap makhluk hidup yang dapat menghasilakan sebuah
keadilan walaupun hanya sekecil batu kerikil.
Semenjak kita kecil, kita sudah
diajarkan oleh orang tua kita sendiri apa itu adil, apa itu sama, apa itu
setimbang. Yang berarti setiap individu pasti memiliki rasa keadilan dalam
dirinya. Setimbang, yang berarti setara dan berarti tidak berat sebelah, ini
artinya ada 2 syarat yaitu 2 hal yang berbeda tetapi sama, contohnya hak dan
kewajiban. Sebuah individu ingin uang, karna uang adalah haknya, tetapi
individu tersebut hanya meminta dan tidak melakukan kewajibannya, kewajibannya
apa, individu tersebut harus bekerja. Dan hak dan kewajiban berbeda bagi setiap
individu, contoh lain individu adalah manusia berumur 15 tahun, dan dia adalah
pelajar SMP yang ingin meneruskan studinya lebih tinggi (Hak), jika ia hendak
masuk sekolah swasta kewajibannya adalah membayar uang, jika sekolah negri ia
harus ujian untuk masuk ke sekolah negri tersebut, dan setiap siswa di sekolah
naik swasta atupun negri memiliki aturannya tersendiri yang harus di taati oleh
setiap siswa di sekolah tersebut (kewajiban).
Jadi, Manusia dan Keadilan adalah
suatu hal yang pasti, dikarekanan sudah diajarkan dari kecil, tidak ada orang
tua yang mengajarkan anaknya untuk mendominasi seseorang atau kelompok dengan
merebut hak milik mereka, tetapi pastilah orang tua mengajarkan anaknya untuk
saling berbagi yang menghasilkan keadilan
Daftar pustaka
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/keadilan
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/adil
Manusia Dan Harapan
Manusia Dan Harapan
1.1 Pengertian Harapan
Harapan (harap-an) menurut kamus besar bahasa indonesia
(KBBI) harapan berasal dari kata “harap”
yang berarti mohon, minta, keinginan dan dengan ditambahkan imbuhan “-an” menjadi harapan yang berarti
sesuatu keinginan individu atau kelompok dan atau keinginan kelompok atau
individu terhadap individu atau kelompok lain.
1.2 Keterkaitan Manusia Dengan
Harapan
Manusia adalah makhluk pemimpi, yang berarti memiliki mimpi
yang ingin dijadikan kenyataan, ini bisa disebut sebagai harapan. Kata lain
harapan adalah mimpi, dan cita-cita dan setiap manusia pasti memiliki mimpi dan
atau cita-cita, mimpi yang dimaksud bukanlah mimpi saat anda sedang tidur,
melainkan mimpi yang lebih realis atau nyata, contoh ada 2 anak kecil
berpakaian putih-merah di sebuah tempat beratapkan kayu kayu bambu, dan Budi
tiba tiba berkata “seandainya negri ini tidak ada diskriminasi, pasti enak
hidup kita sekarang mir” dan Amir membalas “mimpi kamu di, mana ada dunia
seperti itu”. Setelah 10 tahun kedepan Budi menjadi presiden dan merealisasikan
mimpinya itu. Dari sini kita bisa lihat bahwa harapan itu sama dengan mimpi dan
atau cita-cita.
Tetapi harapan pun tidak hanya dari faktor dalam yang dapat
mendorong orang menjadi lebih maju, tetapi ada pula yang dari faktor luar yang
ketika terjadi memungkinkan orang tersebut gagal dalam melakukan relisasi
harapan mereka. Contoh Rizky adalah anak yang pandai dengan ilmu sejarah,
tetapi ayahnya yang seorang dokter memasukan Rizky kedalam sekolah ilmu
kedokteran. Jika Rizky tau, bahwa dia tidak akan sanggup dengan hal itu, tetapi
ia tidak berani menolak dan hanya mengiyakan perkataan ayahnya, alhasil anaknya
setelah sekian tahun tidak lulus lulus dikarenakan kekurangan dalam ilmu
berhitung Rizky. Disini kita bisa simpulkan bahwa faktor dalam yang mendorong
orang lebih maju itu lebih baik ketimbang dari faktor luar, dan tidak hanya
itu, persentase keberhasilan seseorang yang dipercayakan harapan orang lain itu
hanyalah 50% dikarekanan orang yang dipercayakan itu tidak mesti orang yang
suka akan harapan orang lain tsb.
Dari sini kita dapat simpulkan bahwa, setiap manusia pasti
memiliki harapan yang berbeda-beda, walaupun ada yang sama tapi tidak mesti
dalam 1 keluarga harapannya sama terkecuali harapannya adalah menjadi orang
sukses, dikarenakan arti sukses bagi seseorang itu relatif. Dan terkadang pula
walaupun dari faktor dalam ia memiliki harapan tetapi dari segi ekonomi dan
atau akademiknya kurang memenuhi maka orang tersebutpun 50% tidak bisa
merealisasikan harapannya.
Daftar
Pustaka
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Harapan
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/harap
Langganan:
Postingan (Atom)
Arsitektur Diagram Model C4 Menggunakan UML
Download filenya di sini