Senin, Juni 25, 2018

Manusia Dan Harapan


Manusia Dan Harapan

1.1 Pengertian Harapan

Harapan (harap-an) menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI) harapan berasal dari kata “harap” yang berarti mohon, minta, keinginan dan dengan ditambahkan imbuhan “-an” menjadi harapan yang berarti sesuatu keinginan individu atau kelompok dan atau keinginan kelompok atau individu terhadap individu atau kelompok lain.

1.2 Keterkaitan Manusia Dengan Harapan

Manusia adalah makhluk pemimpi, yang berarti memiliki mimpi yang ingin dijadikan kenyataan, ini bisa disebut sebagai harapan. Kata lain harapan adalah mimpi, dan cita-cita dan setiap manusia pasti memiliki mimpi dan atau cita-cita, mimpi yang dimaksud bukanlah mimpi saat anda sedang tidur, melainkan mimpi yang lebih realis atau nyata, contoh ada 2 anak kecil berpakaian putih-merah di sebuah tempat beratapkan kayu kayu bambu, dan Budi tiba tiba berkata “seandainya negri ini tidak ada diskriminasi, pasti enak hidup kita sekarang mir” dan Amir membalas “mimpi kamu di, mana ada dunia seperti itu”. Setelah 10 tahun kedepan Budi menjadi presiden dan merealisasikan mimpinya itu. Dari sini kita bisa lihat bahwa harapan itu sama dengan mimpi dan atau cita-cita.

Tetapi harapan pun tidak hanya dari faktor dalam yang dapat mendorong orang menjadi lebih maju, tetapi ada pula yang dari faktor luar yang ketika terjadi memungkinkan orang tersebut gagal dalam melakukan relisasi harapan mereka. Contoh Rizky adalah anak yang pandai dengan ilmu sejarah, tetapi ayahnya yang seorang dokter memasukan Rizky kedalam sekolah ilmu kedokteran. Jika Rizky tau, bahwa dia tidak akan sanggup dengan hal itu, tetapi ia tidak berani menolak dan hanya mengiyakan perkataan ayahnya, alhasil anaknya setelah sekian tahun tidak lulus lulus dikarenakan kekurangan dalam ilmu berhitung Rizky. Disini kita bisa simpulkan bahwa faktor dalam yang mendorong orang lebih maju itu lebih baik ketimbang dari faktor luar, dan tidak hanya itu, persentase keberhasilan seseorang yang dipercayakan harapan orang lain itu hanyalah 50% dikarekanan orang yang dipercayakan itu tidak mesti orang yang suka akan harapan orang lain tsb.

Dari sini kita dapat simpulkan bahwa, setiap manusia pasti memiliki harapan yang berbeda-beda, walaupun ada yang sama tapi tidak mesti dalam 1 keluarga harapannya sama terkecuali harapannya adalah menjadi orang sukses, dikarenakan arti sukses bagi seseorang itu relatif. Dan terkadang pula walaupun dari faktor dalam ia memiliki harapan tetapi dari segi ekonomi dan atau akademiknya kurang memenuhi maka orang tersebutpun 50% tidak bisa merealisasikan harapannya.

Daftar Pustaka
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Harapan
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/harap


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsitektur Diagram Model C4 Menggunakan UML

Download filenya di sini