Manusia Dan Keadilan
1.1 Pengertian Keadilan
Keadilan (ke-adil-an) menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah Sama berat, setimbang, tidak memihak. Dan
dengan imbuhan “Ke-an” yang
menunjukan sifat. Berarti keadilan adalah sebuah sifat individu atau kelompok yang
tidak berat sebelah atau setimbang.
1.2 Keterkaitan Keadilan Dengan
Manusia
Manusia adalah makhluk yang
memiliki akal dan hati, yang berarti memiliki pikiran dan rasa baik itu rasa
kasih, cinta, iba, maupun hormat. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa setiap
individu atau kelompok memiliki akal dan pikirannya masing-masing, termasuk
juga sifat dll.
Manusia adalah makhluk yang tidak
sempurna. Sekecil kecilnya hati manusia pasti memiliki rasa cinta dan iba,
entah itu cinta kepada sesama, atau makhluk lain ataupun benda. Tetapi iba
hanya rasa kasihan terhadap makhluk hidup yang dapat menghasilakan sebuah
keadilan walaupun hanya sekecil batu kerikil.
Semenjak kita kecil, kita sudah
diajarkan oleh orang tua kita sendiri apa itu adil, apa itu sama, apa itu
setimbang. Yang berarti setiap individu pasti memiliki rasa keadilan dalam
dirinya. Setimbang, yang berarti setara dan berarti tidak berat sebelah, ini
artinya ada 2 syarat yaitu 2 hal yang berbeda tetapi sama, contohnya hak dan
kewajiban. Sebuah individu ingin uang, karna uang adalah haknya, tetapi
individu tersebut hanya meminta dan tidak melakukan kewajibannya, kewajibannya
apa, individu tersebut harus bekerja. Dan hak dan kewajiban berbeda bagi setiap
individu, contoh lain individu adalah manusia berumur 15 tahun, dan dia adalah
pelajar SMP yang ingin meneruskan studinya lebih tinggi (Hak), jika ia hendak
masuk sekolah swasta kewajibannya adalah membayar uang, jika sekolah negri ia
harus ujian untuk masuk ke sekolah negri tersebut, dan setiap siswa di sekolah
naik swasta atupun negri memiliki aturannya tersendiri yang harus di taati oleh
setiap siswa di sekolah tersebut (kewajiban).
Jadi, Manusia dan Keadilan adalah
suatu hal yang pasti, dikarekanan sudah diajarkan dari kecil, tidak ada orang
tua yang mengajarkan anaknya untuk mendominasi seseorang atau kelompok dengan
merebut hak milik mereka, tetapi pastilah orang tua mengajarkan anaknya untuk
saling berbagi yang menghasilkan keadilan
Daftar pustaka
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/keadilan
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/adil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar