Senin, Juni 25, 2018

Manusia Dan Penderitaan


Manusia Dan Penderitaan

1.1 Pengertian Penderitaan

Penderitaan (pen-derita-an) menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sesuatu yang menyusahkan yang ditanggung dalam hati, dengan ditambahkan imbuhan “Pen-an” yang menyatakan hal. Berarti Penderitaan adalah segala hal yang berkaitan dengan menyusahkan atau mempersulit sebuah individu atau kelompok dan biasanya hal – hal tersebut berkaitan dengan kehidupan sebuah individu itu sendiri atau kelompok itu sendiri.

1.2 Keterkaitan Manusia Dengan Penderitaan

Manusia adalah suatu individu yang tidak bisa hidup sendiri karena manusia adalah hidup sosial. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa setiap individu pasti memiliki sebuah kelompok yang biasanya ada kesamaannya, salah satu contoh kesamaannya adalah Gen/Genetik, hubungan darah, satu ras, satu negara, dll.

Manusia tidak jauh dari penderitaan, dikarenakan manusia adalah makhluk/individu yang tidak sempurna, baik dari dalam (hati,mental,pikiran,organ dalam) ataupun luar (fisik, material). Dikarenakan hal itu, sebuah individu pasti memiliki hal-hal yang tidak disukai, contoh Budi tidak suka dengan Amir dikarenkan sikapnya yang melangit/sombong. Hanya dengan syarat “tidak suka” Amir bisa dibenci oleh Budi yang memungkinkan Budi akan melakukan sebuah hal yang membuat Amir menderita (“men-derita” yang berarti hal-hal yang membuat sebuah individu atau kelompok mengalami penderitaan). Penderitaan itupun bermacam-macam contohnya, beberapa contohnya sebagai berikut :

1.       Penguhajatan (cacian atau makian) yang dapat menyebabkan berbagai hal, salah satu contohnya yaitu korban marah dan menghujat balik atau bahkan sampai terjadi bentrok antara korban dengan pelaku yang dapat mengakibatkan kedua pihak bisa saling membunuh.
2.       Jika kelompok adalah sebuah negara, maka bisa terjadi perang dunia, dikarekanan pembelaan negara lain terhadap negara korban atau pelaku.
3.       Jika kelompok adalah sebuah negara, maka bisa terjadi kemiskinan yang parah dikarenakan ditutupnya jalur perekonomian negara tersebut, yang dapat mengakibatkan penderitan busung lapar, atau kemunduran (semua hal, baik ekonomi, teknologi, dan medis) suatu negara yang mengakibatkan ribuan atau bahkan jutaan manusia mati.

Dan penderitaan itu sendiripun berbagai macam. Jadi manusia dan penderitaan adalah suatu hal yang pasti. Dan tanpa suatu penderitaan, manusia tidak akan mengerti bagaimana rasa sakit, dan menjadi sebuah makhluk yang lebih kurang dari sebelumnya.

Daftar Pustaka
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/derita

Manusia Dan Pandangan Hidup


Manusia Dan Pandangan Hidup

1.1 Pengertian Pandangan Hidup

Pandangan hidup berasal dari dua kata yang artinya berbeda. Pandangan itu adalah hasil perbuatan memandang/melihat dan hidup itu berarti memiliki nyawa dan dapat bergerak. Ketika dua kata tersebut disatukan memiliki arti suatu konsep yang dimiliki individu atau kelompok dalam masyarakat yang bermaksud menanggapi dan menerangkan segala masalah di dunia ini.

1.2 Keterkaitan Manusia Dengan Pandangan Hidup

Manusia adalah makhluk hidup yang memiliki akal, yang artinya memiliki dan dapat berpikir. Oleh karnanya manusia dilahirkan pasti memiliki pandangan hidup masing masing yang nantinya akan berpengaruh kepada kehidupan, kebiasaan, dan keyakinannya.

Dengan demikian, tidak ada manusia yang tidak memiliki pandangan hidup, jika seseorang tidak memiliki pandangan hidup maka, dapat dinyatakan manusia tersebut akan punah. Pandangan hidup itupun berbagai macam dan raganya, tetapi pandangan hidup dapat dikelompokan berdasarkan asalnya, yakni :

1.      Pandangan hidup yang berasal dari agama/ kepercayaan yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2.      Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3.      Pandangan hidup hasil renungan, yaitu pandangan hidup yang relatif/dapat berganti-ganti kebenarannya

Apabila pandangan hidup itu diterima oleh individu atau kelompok, maka pandangan hidup tersebut disebut ideologi. Jika kelompok adalah para negara, maka ideologinya disebut ideologi negara.

Daftar pustaka
https://www.apaarti.com/pandangan-hidup.html
https://sanusiadam79.wordpress.com/2013/04/25/manusia-dan-pandangan-hidup/

Manusia Dan Kegelisahan


Manusia Dan Kegelisahan

1.1 Pengertian Kegelisahan

Kegelisahan (ke-gelisah-an) menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI) adalah tidak tenteram, selalu merasa khawatir, tidak tenang, dengan ditambahkan imbuhan “Ke-an” yang menyatakan hal atau keadaan. Berarti kegelisahan adalah suatau hal yang dapat membuat sebuah individu atau kelompok merasa khawatir atau cemas.

1.2 Keterkaitan Manusia Dengan Kegelisahan

Manusia adalah makhluk yang memiliki hati dan pikiran, dan manusia adalah makhluk yang unik, contohnya adalah hati dan pikiran manusia bisa tidak sinkron/sama dengan apa yang dia lakukan, fenomena ini biasa disebut kegelisahan.

Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dalam kehidupan sehari-hari manusia, kegelisahan juga dapat diartikan sebagai kecemasan/kekhwatiran ataupun ketakutan. Sumber kegelisahan biasanya bukan dari luar tetapi dari dalam diri manusa. Karena faktor luar diri itu tidak dominan. Meskipun kita mampu menyelesaikan masalahnya dari luar, tapi ia akan ditimpa kegelisahan dalam bentuk lain, dan seterusnya.

Sebagai contoh, ketika seorang mahasiswa sedang menunggu penasaran akan nilai Ipnya, terkadang mahasiswa tersebut tidak memperhatikan hal yang lain yang bisa membuat ia teralihkan akan rasa penasaran akan nialinya itu. Dari sini jika mahasiswa tersebut lemah akan tegangnya jiwa maka jiwanya akan terguncang dan akhirnya khawatir akan nilainya. Walaupun dia sudah belajar sebelum ujian, selalu hadir dalam pertemuan, bahkan tugas yang terkadang biasa tidak dikumpulkan ia kerjakan. Disini bisa kita simpulkan bahwa mahasiswa itu membuang semua keyakinan akan kerja keras sebelum ujian.

Contoh lain yang sedikit lebih besar, sebuah keluarga di mana tedapat 2 orang tua, dan 3 anak yakni 1 laki-laki sebagai kakak tertua dan 2 perempuan. Suatu malam anak tertua ini tidak kunjung pulang dan tidak menginfokan kemana ia pergi kepada orang tuanya, hanya berpamitan pergi main pada siang harinya. Maka, orang tua pasti penasaran anaknya sekarang ada di mana, sedang apa, sudah makan atau belum, keadaanya bagaimana. Alhasil pertanyaan pertanyaan di orang tua ini membuat suasa hati tidak terasa nyaman dikarenakan ketidak tahuan informasi tentang anak tertua ini. Alhasil orang tua inipun membuang semua rasa yakin dan percaya bahwa anak tertua ini bisa melindungi dirinya sendiri, yang dari dulu kecil sudah dilatih bela diri untuk ilmu pertahanan dan agamanya bisa dikatakan sudah cukup kuat untuk melawan kerasnya dunia.

Dari sini kita dapat simpulkan, bahwa Kegelisahan adalah hal yang wajar dan pasti dimiliki oleh setiap manusa, dan inti dari kegelisahan itu ada 2 yakni, manusia itu sendiri (hatinya), dan faktor luar (banyak ragamnya, bisa karna faktor sosial, ekonomi, keamanan, dll).

Daftar pustaka
https://cesarmaul.wordpress.com/manusia-dan-kegelisahan/
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/kegelisahan
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/kegelisahan


Manusia Dan Keadilan


Manusia Dan Keadilan

1.1 Pengertian Keadilan

Keadilan (ke-adil-an) menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah Sama berat, setimbang, tidak memihak. Dan dengan imbuhan “Ke-an” yang menunjukan sifat. Berarti keadilan adalah sebuah sifat individu atau kelompok yang tidak berat sebelah atau setimbang.

1.2 Keterkaitan Keadilan Dengan Manusia

Manusia adalah makhluk yang memiliki akal dan hati, yang berarti memiliki pikiran dan rasa baik itu rasa kasih, cinta, iba, maupun hormat. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa setiap individu atau kelompok memiliki akal dan pikirannya masing-masing, termasuk juga sifat dll.

Manusia adalah makhluk yang tidak sempurna. Sekecil kecilnya hati manusia pasti memiliki rasa cinta dan iba, entah itu cinta kepada sesama, atau makhluk lain ataupun benda. Tetapi iba hanya rasa kasihan terhadap makhluk hidup yang dapat menghasilakan sebuah keadilan walaupun hanya sekecil batu kerikil.

Semenjak kita kecil, kita sudah diajarkan oleh orang tua kita sendiri apa itu adil, apa itu sama, apa itu setimbang. Yang berarti setiap individu pasti memiliki rasa keadilan dalam dirinya. Setimbang, yang berarti setara dan berarti tidak berat sebelah, ini artinya ada 2 syarat yaitu 2 hal yang berbeda tetapi sama, contohnya hak dan kewajiban. Sebuah individu ingin uang, karna uang adalah haknya, tetapi individu tersebut hanya meminta dan tidak melakukan kewajibannya, kewajibannya apa, individu tersebut harus bekerja. Dan hak dan kewajiban berbeda bagi setiap individu, contoh lain individu adalah manusia berumur 15 tahun, dan dia adalah pelajar SMP yang ingin meneruskan studinya lebih tinggi (Hak), jika ia hendak masuk sekolah swasta kewajibannya adalah membayar uang, jika sekolah negri ia harus ujian untuk masuk ke sekolah negri tersebut, dan setiap siswa di sekolah naik swasta atupun negri memiliki aturannya tersendiri yang harus di taati oleh setiap siswa di sekolah tersebut (kewajiban).

Jadi, Manusia dan Keadilan adalah suatu hal yang pasti, dikarekanan sudah diajarkan dari kecil, tidak ada orang tua yang mengajarkan anaknya untuk mendominasi seseorang atau kelompok dengan merebut hak milik mereka, tetapi pastilah orang tua mengajarkan anaknya untuk saling berbagi yang menghasilkan keadilan

Daftar pustaka
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/keadilan
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/adil

Manusia Dan Harapan


Manusia Dan Harapan

1.1 Pengertian Harapan

Harapan (harap-an) menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI) harapan berasal dari kata “harap” yang berarti mohon, minta, keinginan dan dengan ditambahkan imbuhan “-an” menjadi harapan yang berarti sesuatu keinginan individu atau kelompok dan atau keinginan kelompok atau individu terhadap individu atau kelompok lain.

1.2 Keterkaitan Manusia Dengan Harapan

Manusia adalah makhluk pemimpi, yang berarti memiliki mimpi yang ingin dijadikan kenyataan, ini bisa disebut sebagai harapan. Kata lain harapan adalah mimpi, dan cita-cita dan setiap manusia pasti memiliki mimpi dan atau cita-cita, mimpi yang dimaksud bukanlah mimpi saat anda sedang tidur, melainkan mimpi yang lebih realis atau nyata, contoh ada 2 anak kecil berpakaian putih-merah di sebuah tempat beratapkan kayu kayu bambu, dan Budi tiba tiba berkata “seandainya negri ini tidak ada diskriminasi, pasti enak hidup kita sekarang mir” dan Amir membalas “mimpi kamu di, mana ada dunia seperti itu”. Setelah 10 tahun kedepan Budi menjadi presiden dan merealisasikan mimpinya itu. Dari sini kita bisa lihat bahwa harapan itu sama dengan mimpi dan atau cita-cita.

Tetapi harapan pun tidak hanya dari faktor dalam yang dapat mendorong orang menjadi lebih maju, tetapi ada pula yang dari faktor luar yang ketika terjadi memungkinkan orang tersebut gagal dalam melakukan relisasi harapan mereka. Contoh Rizky adalah anak yang pandai dengan ilmu sejarah, tetapi ayahnya yang seorang dokter memasukan Rizky kedalam sekolah ilmu kedokteran. Jika Rizky tau, bahwa dia tidak akan sanggup dengan hal itu, tetapi ia tidak berani menolak dan hanya mengiyakan perkataan ayahnya, alhasil anaknya setelah sekian tahun tidak lulus lulus dikarenakan kekurangan dalam ilmu berhitung Rizky. Disini kita bisa simpulkan bahwa faktor dalam yang mendorong orang lebih maju itu lebih baik ketimbang dari faktor luar, dan tidak hanya itu, persentase keberhasilan seseorang yang dipercayakan harapan orang lain itu hanyalah 50% dikarekanan orang yang dipercayakan itu tidak mesti orang yang suka akan harapan orang lain tsb.

Dari sini kita dapat simpulkan bahwa, setiap manusia pasti memiliki harapan yang berbeda-beda, walaupun ada yang sama tapi tidak mesti dalam 1 keluarga harapannya sama terkecuali harapannya adalah menjadi orang sukses, dikarenakan arti sukses bagi seseorang itu relatif. Dan terkadang pula walaupun dari faktor dalam ia memiliki harapan tetapi dari segi ekonomi dan atau akademiknya kurang memenuhi maka orang tersebutpun 50% tidak bisa merealisasikan harapannya.

Daftar Pustaka
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Harapan
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/harap


Arsitektur Diagram Model C4 Menggunakan UML

Download filenya di sini